Pengelolaan Sampah di Jakarta
Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui gerakan Pilah, Angkut, dan Olah Sampah dari Sumber. Gerakan ini menempatkan pemilahan sampah sebagai langkah awal yang penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Pengelolaan sampah dari sumber diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir sekaligus mendukung optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Selain itu, upaya ini juga menjadi bagian dari penguatan ekonomi hijau melalui pemanfaatan sampah yang memiliki nilai guna.
Dalam mendukung gerakan tersebut, seluruh Perangkat Daerah dan BUMD didorong untuk menyebarluaskan edukasi mengenai pentingnya memilah sampah melalui berbagai media komunikasi, seperti artikel, siaran pers, video pendek, infografis, media sosial, hingga sosialisasi langsung kepada masyarakat. Kampanye ini juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan gerakan melalui tagar #PilahAngkutOlahSampah, #KurangiSampahdariRumah, dan #JagaJakarta.
Keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Dengan memulai kebiasaan memilah sampah dari rumah, tempat kerja, maupun fasilitas umum, setiap individu telah berkontribusi dalam mewujudkan Jakarta yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Berikut link panduan komunikasi pengelolaan sampah di Jakarta:
https://drive.google.com/file/d/1qNmLVqcqDNcETjDDgjDdt2O_uyf5H1Rk/view?usp=drive_link